Yang selalu terbayar….

Saya percaya, kegigihan dan ketekunan adalah dua hal yang selalu terbayar dengan hasil positif.

Kamis malam, 19 Juni lalu, di Kick Andy muncul tim KPA3 dari SMU 3 Bandung yang sukses meraih penghargaan di Eropa melalui performance musik Angklung. Langsung teringat buku 40 days in Europe yang disebut-sebut Ari di blognya. Tim yang luar biasa gigih, sampai meninggalkan hutang dinegeri orang karena kekurangan dana, padahal sukses menyabet award dan performed di festival-festival musik beberapa kota di Eropa.  Untunglah tim berikutnya yang akan berangkat ke Italia dan Yunani sudah mulai mendapat dukungan dana dari salah satu pengusaha besar nasional. Semoga sukses,ya.

Ketekunan dari seorang sepuh bernama Pak Hermanus, juga memotivasi saya untuk ikut tekun belajar mengenai stock trading. Beliau dengan tenang mendengarkan materi apapun yang disampaikan pembicara, bahkan hal basic yang diulang-ulang dalam setiap pertemuan di klub. Tidak pernah terdengar keluhannya mengenai pembicara yang kurang memuaskan atau materi yang basi.

Bulan Mei & Juni ini saya nggak lihat beliau di pertemuan. Entah duduk dibelakang atau tidak datang karena berhalangan hadir, semoga sehat-sehat saja ya Pak. Saya kehilangan nih. Beliau bukan orang yang mengajari saya langsung, bukan termasuk tim diskusi saya. Tapi kehadiran beliau dengan ketenangannya, seolah selalu mengingatkan saya untuk rajin menghadiri pertemuan di klub, malu kalau kita yang masih muda malas mencari ilmu.

Kalimatnya “Makin belajar, makin bego” tidak bisa saya lupakan. Ungkapan sederhana yang menunjukkan kerendahan hati, pengakuan atas betapa kita dilarang merasa pintar di market. Kalau kata Al, ketika kalian merasa pintar, saya jamin saat itu kalian akan jadi loser.

Kalau lagi baca forum2 diskusi saham/investasi, dan membaca postingan yang arogan, saya kasihan campur sebal. Orang2 pintar di dunia investasi yang saya kenal adalah orang yang sangat  berhati2 dan rendah hati dalam berbicara. Mereka sangat percaya diri, tapi tidak arogan. Karena mereka tahu satu hal “emangnya market loe yang punya”, begitu deh kalau istilah kasarnya.

Satu lagi, mereka juga para guru yang tidak bosan membagi ilmunya, karena mereka mengerti betul bahwa market butuh banyak pemain baru yang cukup pengetahuannya, justru supaya market ini terus hidup, jangan masuk langsung KO.

Semoga saya bisa memiliki ketekunan dan kegigihan dari dua contoh di atas.

 

 

Edensor, dalam foto

Keingetan Edensornya Andrea Hirata terus, jadinya saya kirim aja imel ke Beverly Williams, ibunya tim marketing office kita di UK, minta ceritain aslinya Edensor tuh kayak gimana sih. Kebetulan kan lokasi office Beverly di Manchester juga tuh. Ini quote email dari Bev:

===

I really enjoyed to receive your request.  I have not personally visited the village of Edensor but I do know the area where it is located.  It can be found on the hills about 1 hour from Manchester in an area named Derbyshire.  Edensor is part of a large estate called Chatsworth with a very grand house  (the house and land were used in the filming of the Jane Austen film Pride and Prejudice).  It is a really beautiful area,  old English, with tiny roads, green hills, old stone houses and traditional English church.  The spring is a lovely time with  leaves and shrubs starting to bud and bloom, all the trees and plants come into colour and the grass is very green.   When it is warm and the sun is shining it is one of the best places to be!

 Have you  seen the film Pride and Prejudice with Keira Knightley?  This will give you a feel of what the area is really like and how beautiful and tranquil England can be.  

 In the summer time we normally visit this area so I will make a point of going to visit Edensor and send you some photos.

 

http://www.derbyshire-peakdistrict.co.uk/edensor.htm

http://www.derbyshireuk.net/edensor.html

http://www.jwoodhouse.co.uk/derbyshire/der73.htm

===

Foto-foto di websitenya sementara ini cukuplah buat sekedar memuaskan mata. Aduh, film Pride and Prejudice itu, terus terang film yang bikin saya ngantuk nontonnya. Boring banget. Tapi bela-belain deh ditonton lagi dvdnya cuma buat lihatin Edensornya.Hasilnya: tetep ngantuk,he..he..he..

Anyway, thanks Bev. Ditunggu hasil foto-foto summer holidaynya.

Let me…(Rabindranath Tagore , 1861-1941)

LET ME NOT PRAY TO BE SHELTERED FROM DANGERS, BUT TO BE FEARLESS IN FACING THEM

LET ME NOT BEG FOR THE STILLING OF MY PAIN, BUT FOR THE HEART TO CONQUER IT

LET ME NOT LOOK FOR ALLIES IN LIFE’S BATTLEFIELD, BUT TO OWN MY STRENGTH

LET ME NOT CRAVE IN ANXIOUS FEAR TO BE SAVED, BUT HOPE FOR THE PATIENCE TO WIN MY FREEDOM

GRANT ME THAT I MAY NOT BE A COWARD, FEELING YOUR MERCY IN MY SUCCESS ALONE, BUT LET ME FIND THE GRASP OF YOUR HAND IN MY FAILURE

 

Quitter, Camper or Climber?

Saat ini kita tidak tahu akan jadi apa anak kita kelak. Kemarin Kum-kum memforward tawaran untuk mengikuti fingerprints test untuk mengetahui bakat dan karakter anak dari suatu lembaga fingerprints test fm Singapore , untuk sesi pertengahan bulan Mei ini, yang kalau jadi akan di laksanakan di sebuah cafe di Permata Hijau. Tertarik sih karena dulu saya pernah baca sebuah artikel tentang hasil riset kepolisian USA bahwa tinggi/rendahnya kecenderungan kriminalitas seseorang ternyata ada korelasinya dengan pola fingerprints seseorang.

Tapi harga fingerprints test ini mahal untuk ukuran saya; IDR 1,5 juta atau bisa turun jadi  IDR 1,2 juta kalau peserta yang ikut ada 10 orang. Selama ini Papi-nya Ichad sih rajin mencermati si kecil untuk mengetahui kecenderungan anaknya, apakah dominan di Visual, Auditori, atau Kinestetik. Kalau saya sih lebih memilih menerapkan semua cara, dengan terutama menjaga supaya selalu ada kontak fisik dan kontak mata (sesuai gaya belajar Ibu-anak batita ala Bapak Glenn Doman). Biarlah Ichad menemukan sendiri gaya belajarnya, saya akan kenalkan semua metode yang mampu saya provide untuknya, karena di usianya sekarang saya tidak ingin terjebak menjadi ortu yang menuntut kualitas si kecil. He deserves for a playful world, more kisses, and more hugs dalam keterbatasan waktu saya sebagai working mom.

Kalau saya sampai membaca 7 metode cara mengajari anak math, dan bela-belain membeli buku Mathmagic, bukan karena saya mau menjejali Ichad Math saat ini. Semua yg saya sempatkan baca itu hanya untuk membuka wawasan saya, yang hanya sempat mengenal 3 dari 7 metode itu di masa sekolah dulu. Jangan sampai kalau Ichad sudah bersekolah nanti, saya tidak bisa membantunya belajar atau berdiskusi, cuma karena Ibunya tidak mengerti perkembangan cara belajar yang baru. Saat ini saya sudah cukup bahagia dengan kecepatan Ichad mengenali dan menyebutkan berapa jumlah tentakel si Tickling Octopus di salah satu seri buku anak bergambar terbitan Erlangga Kid. 

Ngomong-ngomong soal seri buku E.K ini, saya pertama mengenal melalui 1 paket flap book dari mbak Anna Julia - leader team waktu di company lama, waktu itu Ichad baru lahir and mbak Anna rajn nengokin sambil bawa hadiah (God bless you,mbak). Saya langsung jatuh cinta dengan buku seri Erlangga Kid dan saat Ichad hampir 3 tahun sekarang ini, seri E.K selalu jadi the must read books. Oh ya, entah kenapa si kecilku itu dari sekian banyak buku, favoritnya adalah seri bilingual The Munching Crunching Caterpillar. Saya udah bosen deh bacain itu buku , termasuk bacain dengan belasan versi saya supaya nggak mati gaya. Baru-baru ini tuh anak mengigau jadi si caterpillar ” Ichad mau wings,bumbeh…! Ichad baterplaaai”, barangkali dia mimpi ketemu si bumblebee - salah satu karakter di buku itu yang memberi tahu si caterpillar bahwa lebah bisa terbang karena punya sayap, sementara si ulat gendut hanya punya kaki.

Sementara favorit saya  dari seri bilingual E.K ini adalah yang berjudul One Magical Day, tapi Ichad cuma mau sibuk kiss-kiss para brood dan mother duck di halaman bergambar bebek kalau saya bacakan buku itu, atau senyum-senyum melihat gambar anak kucing bergulung-gulung tidur bersama induknya. Gambar-gambar di One Magical Day di mata saya sangat indah dan kalimat English-nya punya rima yang enak dibaca. Mambuat saya sangat menikmati acara membacakan buku untuk si kecil. Ini acara favorit Ichad meskipun dia sudah bisa baca juga sedikit-sedikit, kelihatan anakku ini menikmati sesi memilih buku sendiri dan bergelung di pelukan saya seperti bayi, diam tenang menikmati baris demi baris kalimat yang saya bacakan.

Sebentar lagi Ichad akan menikmati dunia sekolah, akan mulai kompetisi mulai dari kompetisi sosial dan penilaian dalam skala kecil.  Tentu sebagaimana orang tua pada umumnya, saya berharap si kecil mampu mandiri dan menghadapi apa pun tantangan dalam hidupnya.

Saya tidak ingin dia jadi Quitter (anak yg gampang menyerah) dan Camper (anak yang mudah puas); saya berharap dia terbentuk menjadi seorang Climber, yang mampu menaklukan any challange di hadapannya . Climber sejati yang tangguh meskipun harus bolak-balik menghadapi tantangan. Apa pun bidang yang kelak dia pilih untuk ditekuni, semoga saya bisa membekalinya kemampuan untuk menjadi seorang Climber .

Belajar makro dari Lilis Setiadi, the smart icon fm Schroder

Rencana hari ini sebenarnya pengen ke World Book Day Indonesia di Museum Bank Mandiri - Jakarta Kota. Udah nyiapin buku Edensor, Sang Pemimpi, dan Laskar Pelangi, yah siapa tahu dapat kesempatan buat ditandatangani Andrea “Ikal” Hirata.
Apalagi menurut jadwal Andy F. Noya juga bakal hadir tanggal 26 April ini, niat makin kuat mau datang ke sana. Apa daya badan ambruk, kena flu agak berat nih, ketularan Ichad my ‘lil prince. Padahal sudah jaga badan dengan extra ester C, dan Calcium-nya Sandoz. Kecapean juga sih, pulang malem terus dr kantor.

So ngisi waktu dengan iseng-iseng ikutan bisnis e-booknya Haryo ; dan masih punya waktu nulis peer. Iya, peer yang sudah lama terlantar, a request from my classmate belajar lika-liku investasi paper asset, Mas Aji Monoarfa: Laporan dari gathering BEI Investor tanggal 15 Maret 2008 lalu. Hi..hi.. nggak enak juga, sementara dia sudah nulis laporan yang bulan April di blog

Ok, bro here please find the recap, enjoy it :)

Market update & Investment Strategy 2008

MAKRO EKONOMI INDONESIA 2008
Yang pertama harus kita pelajari adalah Makro ekonomi Indonesia 2008, selain makro ekonomi regional dan global yang mungkin berkontribusi ke market Indonesia. Kondisi makro bisa diibaratkan payung, seolah-olah kita melihat situasi ekonomi dari sisi atas, bagaimana inflasinya, mata uangnya, dll (kalau mikro lebih ke regulasi per sektor real)

Kalau misalnya kondisi makro ekonomi Indonesia terlihat positif, baru kita tinjau apakah regional juga positif, dan baru kita lihat lagi apakah ekonomi global juga positif.

Dalam makro , ada 4 pilar-pilar perekonomian :
1. Inflasi
2. SBI rate
3. Mata uang/currency
4. GDP

1. Mulai dengan pembahasan pilar no satu, yaitu Inflasi.
Inflasi Indo th. 2006 : 6.60%, th. 2007 = 6,58%, 2008 ytd as of 29 Feb 08 sudah mencapai 2,44%. Sudah terlihat tinggi, padahal masing banyak event tahunan yang dipastikan akan mengangkat inflasi seperti event tahun ajaran baru sekolah setiap bulan July, event hari Raya Lebaran, hari Raya Natal dan tahun baru. Sudah terlihat bahwa inflasi cenderung > 6,5 dan mengarah ke 7. Atau core inflation >10%. Core inflation adalah inflasi dasar diluar makanan, dll.

2. SBI rate
Pada pertengahan Maret, ketika Lilis bicara di gathering, Suku bunga BI =8%, dan diperkirakan akan berada di kisaran 8-8,5% untuk menekan inflasi. (Mungkin akan ditahan di angka 8 sampai bulan Mei, sehubungan dengan adanya pemilihan gubernur BI).
Mari kita pelajari korelasi suku bunga BI dengan PU/Pasar Uang (deposito dan obligasi ang jatuh temponya,1 thaun), serta suku bunga BI dengan PO/Pasar Obligasi (SUN dan obligasi yang jatuh tempo>1 th).

PU bergerak mengikuti suku bunga, sementara PO bergerak melawan suku bunga. Jika suku bunga turun, harga obligasi akan naik.
(Contoh, pada masa keemasan obligasi di Indonesia th 2006, ketika suku bunga Bank turun dari 12% menjadi 9%, harga obligasi saat itu naik sampai dengan 26%).

Untuk tahun 2008, forecast PU cenderung flat. Tetapi perlu dicatat, ada fungsi PU yang tidak bisa digantikan oleh obligasi, yaitu likuiditasnya. Sehingga PU unggul untuk penyimpanan short term (istilah Lilis :uang parkir).
Sedangkan kelebihan dari PO adalah memiliki sifat Inflation Hedging. Return dari PO menyamai inflasi, atau 1-2% diatas inflasi. Cocok untuk penyimpanan kebutuhan medium term.
Sifat inflation hedging ini berlaku pada kondisi normal, dimana pergerakan inflasi di kisaran 1 s.d 2% saja.

*Jika suku bunga turun, maka harga obligasi naik, sementara Yield obligasi turun, inilah waktu yang tepat bagi investor untuk menjual obligasi ke 2nd market. (Yield = harga obligasi+coupon).
*Jika suku bunga naik, maka harga obligasi turun, sementara Yield-nya naik, maka investor disarankan untuk memegang obligasi tsb sampai jatuh tempo. Jangan sampai jual rugi.
* Jika suku bunga stabil, harga obligasi stabil juga, investor hanya berharap keuntungan dari coupon, karena tidak bisa mengambil profit dari kenaikan harga obligasi.

Lilis sangat menekankan kepada investor untuk benar-benar mengenali, jenis investasi yang dibuthkan sesuai karakter masing-masing. Jangan asal main hajar, invest di high risk (baca saham). Jadi perlu mengenali juga kebutuhan jenis investasi di PU, PO, maupun di RDPT. Karena meskipun berada di negara dengan fundamental ekonomi yang sama, profil tiap investor adalah unik.
Single vs Married
Married vs Divorced
Healty vs Ill
Employed vs Unemployed
Hired vs Retired
With children vs Childless
Male vs Female
Seasoned vs Noviced

Bahkan kebutuhan jenis investasi berubah-ubah seiring perubahan kondisi seseorang, jadi potfolio investasi juga perlu dirubah supaya sesuai dengan kebutuhan, dan terlebih supaya investor tidak terjangkit Insomnia effect. Jangan sampai nggak bisa tidur gara-gara mikirin bursa turun/naik. Kenali risk tolerance masing-masing, meskipun kita masih mudah dan sehat.

3. Currency
Kisaran rupiah 2008 ada di 9000-an.
Kisaran lebar : 8,5 -9,5
Kisaran sempit: 8,9 - 9,3
Target stabilitas perekonomian Indonesia sendiri adalah IDR 9040.

Mata uang ini harus dijaga supaya jangan terlalu lemah dan juga jangan terlalu kuat. Kalau jangan terlalu lemah, sudah jelas alasannya karena akan memukul Industri; Industri yang high cost -> harga-harga mahal _> Inflasi naik tinggi.
Sedangkan mata uang dijaga jangan terlalu kuat supaya jangan sampai barang import membanjir masuk, dan juga untuk mencegah arus inflow fund besar-besaran dari luar.

4. GDP
GDP Indonesia 2008 , diperkirakan di angka 6,0 s.d 6,3%
Seharusnya relatif stabil di 2008.

Dari ke empat pilar makro diatas, secara fundamental makro Indonesia seharusnya masih Ok. emang return investasi di IHSG sudah tidak bullish lagi, tetapi juga belum bearish.
Catatan: asumsi Bull return > 30-40%, asumsi Bear return <30-40%

FAKTOR REGIONAL & GLOBAL

Sebenarnya imbas kondisi perekonomian USA lebih berpengaruh langsung ke market Taiwan, dibanding ke market Indonesia.
Tetapi beberapa tahun ini dana asing masuk besar-besaran ke masrket saham Asia, termasuk Indonesia. Jadi ketika terjadi krisis karena subrime motrgage di USA, hedge fund asing yang merugi karena subprime membutuhkan likuiditas dan menarik dana mereka dari market Asia, sehingga market saham Asia drop besar. Koreksi di IHSG sendiri (yg diakibatkan oleh krisis subprime mortgage itu) angkanya masih lebih kecil dibanding koreksi yang terjadi di bursa Malaysia, India, dan Pakistan.

Masih banyak yang dijelaskan Lilis setiadi mengenai detail kasus subrime mortgage di USA, efek subprime tsb ke Europe market (tepatnya ke rich Europe countries bukan ke emerging Europe), Ke Asia ex Japan, dan juga mengenai Stagfation serta Decoupling Asia, dan apa saja fear factor yang harus diperhatikan para investor baik yang terjadi di domestik maupun regional/global.
Lilis juga membahas mengenai Index dan faktor pembentuknya (Fundamental +TA). Tapi udah malem nih, Ji..udahan dulu ah laporannya.

Yang jelas saya ingat adalah hari itu para peserta gathering sangat puas dengan materi dan cara Lilis Setiadi menyamapaikan materi. Saya juga suka dengan potongan rambut Lilis yang asimetris, so pretty mbak Lilis, dan kecerdasan berorasi. Yang juga jempol adalah kesediaan Lilis Setiadi ditahan para peserta yang tidak ada puasnya bertanya, sampai gathering waktunya molor dan Lilis ‘diamankan’ oleh Alex.

Saya sendiri sempat menyampaikan kesan saya “Mbak Lilis, nggak nyangka ternyata anda lebih memukau dari Pak Michael”.
Padahal Pak Michael sendiri sudah sangat menarik dibanding pembicara lain yang pernah diundang di gathering BEI investor club (kasus yang sama: ditahan oleh peserta, hampir nggak bisa pulang meladeni pertanyaan peserta, he..he..).

Dua jempol untuk para pentolan SIMI!
Jadi nggak sabar untuk mmenantikan Lilis Setiadi bicara di gathering WATR, tanggal 10 Mei nanti. Nah, giliran Aji yang bikin laporan nanti.

Beriklan jitu dan praktis

<a href=”GrowUrl.com - growing your website “>

Uang panas yang halal

info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah
by: info lowongan kerja

Mau tambahan income? Mau yang mudah, murah dan tidak menguras waktu kita yang berharga?

Ikuti cara saya, klik http://uangpanas.com/?id=hokipoki

Manfaatkan keajaiban internet bekerja untuk kita!

Digital Tatoo Interface, canggihnya implant bluetooth

Saya bukan tekno-freak atau gadget mania. Punya PDA sebiji dikasih dr my hubby dulu pas kerjaan masih banyak trip, sekarang jarang dipake, paling dipake buat reminder data ultah teman n keluarga, and motret lagak si kecil. Punya HP GSM udah model lama banget, kata hubby sih udah malu-maluin makenya depan umum. He..he..he.. Jauh lebih canggih HP anak saya yang saya kasih susternya pegang.  Tapi entah memang buat saya gadget nggak terlalu penting (diluar fungsi utamanya).

Tapi tadi malem mendadak penasaran sama yang namanya bluetooth implant. Itu lho teknologi Digital Tatoo Interface-nya Jim Mielke, yang memenangkan Greener Gadget Design Competition. Lihat di

Wah ternyata nggak cuma KB yang bisa implant (ibu-ibu banget seeh) , bluetooth pun sekarang implant. Kirain bluetooth cuma bisa ditanam di sepatu doang :) *bukan iklan*

Kulit manusia bisa difungsikan sebagai layar ponsel, dengan power supply yang yang berasal dari aliran darah vena dan arteri. Kalau nggak mau drop, jangan lupa sarapan, gitu kali pesan salesnya nanti kalau teknologi ini sudah komersil.

Yah, buat yang pelupa lumayan lah, dijamin nih HP kebawa terus dan nggak ada alesan lagi lowbat. Jadi kepikiran nih, anak sekolah boleh pakai nggak ya? gawaaat kalau pada nyontek via digital tatoo ini.

 

Syukur yang terucap

Satu ucapan syukur yang dipanjatkan, jauh lebih indah dibanding do’a yang sempurna - Anonim

Mungkin karena do’a biasanya berisi pemintaan, sedangkan ucapan syukur adalah ungkapan terima kasih yang tulus kepada Allah SWT.

Saya berusaha mengucap rasa syukur secara verbal, tidak hanya dalam hati saja, meskipun Tuhan Maha Mendengar bisikan hati manusia sekalipun.  Ucapan terima kasih secara verbal denga rinci atas anugerah dan kesempatan dari-Nya, membuat saya merasa selalu dikasihi dan tentram, jauh dari rasa cemas.

Saya memilih menyebutkan rincian apa yang saya terima hari ini dalam syukur kepada Allah, daripada membuat daftar panjang permintaan untuk esok dan seterusnya. Meskipun tersurat dlam Al Quran ”Mintalah pada-Ku. Niscaya aku akan mengabulkannya”

Terima kasih karena anak saya diberi perlindungan selama kami orang tuanya ke luar rumah untuk mencari nafkah dan Ilmu, terima kasih karena hari ini saya masih mampu bekerja mencukupi kebutuhan sendiri tidak meminta-minta kepada orang lain, terima kasih karena pekerjaan kantor lancar, terima kasih karena tadi subuh Ibu saya masih bisa ngobrol dengan anak saya lewat telepon, terima kasih karena suami saya masih suka bercanda dan perhatian pada anak, terima kasih karena saya punya sahabat sehebat Liesye, terima kasih karena sus Yuliana (pengasuh Ichad) sabar dan kuat jagain Ichad, terima kasih karena…. eh, maaf yang ini rahasia :)

 

BATIK POPULER LAGI

Tadi pagi ke Ps. Puri, ke Bank Niaga setor Niaga Mapan bulan ini dan nyari cemilan Jepang untuk si kecil di rumah.  Saya memilih cemilan Jepang ini karena jenis cemilan buat anak dibuat less sweetener, less salt, dan less MSG. Di Ps. Puri harganya lebih murah dibanding di R*nch M*rk*t.  Sebenarnya Ichad lebih suka jajan susu (terutama Cimory - saingan sama emaknya ) yakult, dan donat. Tapi kasihan juga kalau sedang main sama anak tetangga, Ichad hanya bisa ngeliatin mereka ngemil aneka jajanan renyah full MSG dan tinggi garam nan kriukk..kriukk…, sementara anakku itu paling banter megang agar-agar cups, Poki atau bisuit hasil seleksi ibunya. Kejam banget rasanya….he..he..he..

So, krispy snack Jepang jadi andalan (cemilan pertamanya waktu umur 1 tahun adalah wafer Morinaga) , meskipun akhir-akhir ini bude Pung sering mengirimi Ichad aneka jajanan diluar ‘daftar cemilan sehat’ yang saya buat. Kalau papinya sih, memang lumayan ketat ngasih pilihan jajan, tawarannya  ”Ichad mau susu atau Yakult?” atau “Ichad mau donat atau es krim?”, kayaknya lebih kreatif saya deh kalau ngasih pilihan jajanan mana yang boleh dipilih Ichad. Sementara anakku itu paling bahagia kalau dikirimi budenya momogi, cheetos, kacang mayashi, dan keripik pisang :P

Kembali ke Pasar Puri, abis beli cemilan mampir ke Jesslyn,  mau cari celana jeans. Walah, pagi-pagi udah berjubel para Ibu berebut blouse batik yang lagi trend sekarang ini. Boro-boro bisa milih denim, toko kecil itu penuh pembeli. Naksir satu blus batik keren buat dipake ngantor, tapi mau nge-pas, antrian kamar pas mengular. Wah, males deh.. bisa nyampe kantor lewat pkl. 09 dong. Akhirnya mundur dari kompetisi rebutan blus batik cantik.

Mami Susan juga lagi heboh berbatik ria. Minggu lalu beli scarf di Bin house, hari ini pulang dr kantor langsung ke butik mahal dekat RM, mau cari baju batik colr. Purple katanya.

Bangga lho melihat batik populer lagi , jadi inget sama Anisa Pohan dan Dian Sastro yang rajin banget mempopulerkan batik sebagai pakaian perempuan muda nan dinamis. Tapiiiii tadi di Jesslyn saya bingung , kok banyak blus batik berlabel negara Asia non Indonesia? pantesan modelnya up to date, he..he..he..

Awal bulan s.d tangal 8 April kan ada pameran hasil kerajinan khas Yogjakarta di ITC permata hijau. Saya bersuka cita mendapatkan selipan/ganjal pintu  berbentuk kura-kura dari jati asli, dan tempat surat meja yang festive banget. Sempat muterin yang jual batik halus, tapi sepi banget nggak ada yang beli. Lebih rame di tempat pengrajin lampu hias dan mebel.

Kok bisa kontras banget dengan popularitas batik yang sedang naik daun saat ini? Jawabannya ada di cuting dan design-nya. Apa yang diperbutkan di Jesslyn memang bikin saya kepengen beli karena designnya manis, cutingnya modern, embellishment detailsnya up to date, dan jelas bisa dipakai ke acara non formal, bahkan untuk jalan di mal. Sementara yang dipajang di pameran modelnya nggak jauh dari tunik, kemeja formal, blus panjang simple, dan kain/selendang.

Salah satu customer kantor saya adalah G* Ltd di UK. Diluar sportswear order, G* Ltd tiap tahun nggak pernah absen menagih design batik terbaru untuk kami propose ke sana. Mulai dari seleksi raw design diatas kertas, lanjut ke development contoh design di atas kain, salesman sample, sampai produksi untuk celana pantai mereka.  Supplier kita di Solo adalah designer yang sudah faham kebutuhan customer kami ini, jadi mudah untuk kami continue order.

Semoga perajin batik bisa mendapatkan keuntungan dengan populernya batik di kalangan perempuan muda, dengan lekas memenuhi kebutuhan design yang Ok.

« Tulisan sebelumnya