April 2008


“No wealth like Knowledge, and no poverty like ignorance”

Ali bin Abu Thalib, 5th Caliph of Arab

***

Rencana hari ini sebenarnya pengen ke World Book Day Indonesia di Museum Bank Mandiri – Jakarta Kota. Udah nyiapin buku Edensor, Sang Pemimpi, dan Laskar Pelangi, yah siapa tahu dapat kesempatan buat ditandatangani Andrea “Ikal” Hirata.
Apalagi menurut jadwal Andy F. Noya juga bakal hadir tanggal 26 April ini, niat makin kuat mau datang ke sana. Apa daya badan ambruk, kena flu agak berat nih, ketularan Ichad my ‘lil prince. Padahal sudah jaga badan dengan extra ester C, dan Calcium-nya Sandoz. Kecapean juga sih, pulang malem terus dr kantor.

So ngisi waktu dengan iseng-iseng ikutan bisnis e-booknya Haryo ; dan masih punya waktu nulis peer. Iya, peer yang sudah lama terlantar, a request from my classmate belajar lika-liku investasi paper asset, Mas Aji Monoarfa: Laporan dari gathering BEI Investor tanggal 15 Maret 2008 lalu. Hi..hi.. nggak enak juga, sementara dia sudah nulis laporan yang bulan April di blog

Ok, bro here please find the recap, enjoy it :)

Market update & Investment Strategy 2008

MAKRO EKONOMI INDONESIA 2008
Yang pertama harus kita pelajari adalah Makro ekonomi Indonesia 2008, selain makro ekonomi regional dan global yang mungkin berkontribusi ke market Indonesia. Kondisi makro bisa diibaratkan payung, seolah-olah kita melihat situasi ekonomi dari sisi atas, bagaimana inflasinya, mata uangnya, dll (kalau mikro lebih ke regulasi per sektor real)

Kalau misalnya kondisi makro ekonomi Indonesia terlihat positif, baru kita tinjau apakah regional juga positif, dan baru kita lihat lagi apakah ekonomi global juga positif.

Dalam makro , ada 4 pilar-pilar perekonomian :
1. Inflasi
2. SBI rate
3. Mata uang/currency
4. GDP

1. Mulai dengan pembahasan pilar no satu, yaitu Inflasi.
Inflasi Indo th. 2006 : 6.60%, th. 2007 = 6,58%, 2008 ytd as of 29 Feb 08 sudah mencapai 2,44%. Sudah terlihat tinggi, padahal masing banyak event tahunan yang dipastikan akan mengangkat inflasi seperti event tahun ajaran baru sekolah setiap bulan July, event hari Raya Lebaran, hari Raya Natal dan tahun baru. Sudah terlihat bahwa inflasi cenderung > 6,5 dan mengarah ke 7. Atau core inflation >10%. Core inflation adalah inflasi dasar diluar makanan, dll.

2. SBI rate
Pada pertengahan Maret, ketika Lilis bicara di gathering, Suku bunga BI =8%, dan diperkirakan akan berada di kisaran 8-8,5% untuk menekan inflasi. (Mungkin akan ditahan di angka 8 sampai bulan Mei, sehubungan dengan adanya pemilihan gubernur BI).
Mari kita pelajari korelasi suku bunga BI dengan PU/Pasar Uang (deposito dan obligasi ang jatuh temponya,1 thaun), serta suku bunga BI dengan PO/Pasar Obligasi (SUN dan obligasi yang jatuh tempo>1 th).

PU bergerak mengikuti suku bunga, sementara PO bergerak melawan suku bunga. Jika suku bunga turun, harga obligasi akan naik.
(Contoh, pada masa keemasan obligasi di Indonesia th 2006, ketika suku bunga Bank turun dari 12% menjadi 9%, harga obligasi saat itu naik sampai dengan 26%).

Untuk tahun 2008, forecast PU cenderung flat. Tetapi perlu dicatat, ada fungsi PU yang tidak bisa digantikan oleh obligasi, yaitu likuiditasnya. Sehingga PU unggul untuk penyimpanan short term (istilah Lilis :uang parkir).
Sedangkan kelebihan dari PO adalah memiliki sifat Inflation Hedging. Return dari PO menyamai inflasi, atau 1-2% diatas inflasi. Cocok untuk penyimpanan kebutuhan medium term.
Sifat inflation hedging ini berlaku pada kondisi normal, dimana pergerakan inflasi di kisaran 1 s.d 2% saja.

*Jika suku bunga turun, maka harga obligasi naik, sementara Yield obligasi turun, inilah waktu yang tepat bagi investor untuk menjual obligasi ke 2nd market. (Yield = harga obligasi+coupon).
*Jika suku bunga naik, maka harga obligasi turun, sementara Yield-nya naik, maka investor disarankan untuk memegang obligasi tsb sampai jatuh tempo. Jangan sampai jual rugi.
* Jika suku bunga stabil, harga obligasi stabil juga, investor hanya berharap keuntungan dari coupon, karena tidak bisa mengambil profit dari kenaikan harga obligasi.

Lilis sangat menekankan kepada investor untuk benar-benar mengenali, jenis investasi yang dibuthkan sesuai karakter masing-masing. Jangan asal main hajar, invest di high risk (baca saham). Jadi perlu mengenali juga kebutuhan jenis investasi di PU, PO, maupun di RDPT. Karena meskipun berada di negara dengan fundamental ekonomi yang sama, profil tiap investor adalah unik.
Single vs Married
Married vs Divorced
Healty vs Ill
Employed vs Unemployed
Hired vs Retired
With children vs Childless
Male vs Female
Seasoned vs Noviced

Bahkan kebutuhan jenis investasi berubah-ubah seiring perubahan kondisi seseorang, jadi potfolio investasi juga perlu dirubah supaya sesuai dengan kebutuhan, dan terlebih supaya investor tidak terjangkit Insomnia effect. Jangan sampai nggak bisa tidur gara-gara mikirin bursa turun/naik. Kenali risk tolerance masing-masing, meskipun kita masih mudah dan sehat.

3. Currency
Kisaran rupiah 2008 ada di 9000-an.
Kisaran lebar : 8,5 -9,5
Kisaran sempit: 8,9 – 9,3
Target stabilitas perekonomian Indonesia sendiri adalah IDR 9040.

Mata uang ini harus dijaga supaya jangan terlalu lemah dan juga jangan terlalu kuat. Kalau jangan terlalu lemah, sudah jelas alasannya karena akan memukul Industri; Industri yang high cost -> harga-harga mahal _> Inflasi naik tinggi.
Sedangkan mata uang dijaga jangan terlalu kuat supaya jangan sampai barang import membanjir masuk, dan juga untuk mencegah arus inflow fund besar-besaran dari luar.

4. GDP
GDP Indonesia 2008 , diperkirakan di angka 6,0 s.d 6,3%
Seharusnya relatif stabil di 2008.

Dari ke empat pilar makro diatas, secara fundamental makro Indonesia seharusnya masih Ok. emang return investasi di IHSG sudah tidak bullish lagi, tetapi juga belum bearish.
Catatan: asumsi Bull return > 30-40%, asumsi Bear return <30-40%

FAKTOR REGIONAL & GLOBAL

Sebenarnya imbas kondisi perekonomian USA lebih berpengaruh langsung ke market Taiwan, dibanding ke market Indonesia.
Tetapi beberapa tahun ini dana asing masuk besar-besaran ke masrket saham Asia, termasuk Indonesia. Jadi ketika terjadi krisis karena subrime motrgage di USA, hedge fund asing yang merugi karena subprime membutuhkan likuiditas dan menarik dana mereka dari market Asia, sehingga market saham Asia drop besar. Koreksi di IHSG sendiri (yg diakibatkan oleh krisis subprime mortgage itu) angkanya masih lebih kecil dibanding koreksi yang terjadi di bursa Malaysia, India, dan Pakistan.

Masih banyak yang dijelaskan Lilis setiadi mengenai detail kasus subrime mortgage di USA, efek subprime tsb ke Europe market (tepatnya ke rich Europe countries bukan ke emerging Europe), Ke Asia ex Japan, dan juga mengenai Stagfation serta Decoupling Asia, dan apa saja fear factor yang harus diperhatikan para investor baik yang terjadi di domestik maupun regional/global.
Lilis juga membahas mengenai Index dan faktor pembentuknya (Fundamental +TA). Tapi udah malem nih, Ji..udahan dulu ah laporannya.

Yang jelas saya ingat adalah hari itu para peserta gathering sangat puas dengan materi dan cara Teh Lilis Setiadi menyamapaikan materi. Saya juga suka dengan potongan rambut Teh Lilis yang asimetris, so pretty Teh Lilis, dan kecerdasan berorasi. Yang juga jempol adalah kesediaan Teh Lilis Setiadi ditahan para peserta yang tidak ada puasnya bertanya, sampai gathering waktunya molor dan Teteh cute itu ‘diamankan’ oleh Alex.

Saya sendiri sempat menyampaikan kesan saya “B’ Lilis, nggak nyangka ternyata anda lebih memukau dari Pak Michael”.
Padahal Pak Michael sendiri sudah sangat menarik dibanding pembicara lain yang pernah diundang di gathering BEI investor club (kasus yang sama: ditahan oleh peserta, hampir nggak bisa pulang meladeni pertanyaan peserta, he..he..).

Dua jempol untuk para pentolan SIMI!
Jadi nggak sabar untuk mmenantikan Lilis Setiadi bicara di gathering WATR, tanggal 10 Mei nanti. Nah, giliran Aji yang bikin laporan nanti.

<a href=”GrowUrl.com - growing your website “>

info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah
by: info lowongan kerjaMau tambahan income? Mau yang mudah, murah dan tidak menguras waktu kita yang berharga?

Ikuti cara saya, klik http://uangpanas.com/?id=hokipoki

Manfaatkan keajaiban internet bekerja untuk kita!

“Sometimes the beauty is easy. Sometimes you don’t have to try at all. Sometimes you can hear the wind blow in a handshake. Sometimes there’s poetry written right on the bathroom wall.”
Ani Difranco

***

Saya bukan tekno-freak atau gadget mania. Punya PDA sebiji dikasih dr my hubby dulu pas kerjaan masih banyak trip, sekarang jarang dipake, paling dipake buat reminder data ultah teman n keluarga, and motret lagak si kecil. Punya HP GSM udah model lama banget, kata hubby sih udah malu-maluin makenya depan umum. He..he..he.. Jauh lebih canggih HP anak saya yang saya kasih susternya pegang.  Tapi entah memang buat saya gadget nggak terlalu penting (diluar fungsi utamanya).

Tapi tadi malem mendadak penasaran sama yang namanya bluetooth implant. Itu lho teknologi Digital Tatoo Interface-nya Jim Mielke, yang memenangkan Greener Gadget Design Competition. Lihat di

Wah ternyata nggak cuma KB yang bisa implant (ibu-ibu banget seeh) , bluetooth pun sekarang implant. Kirain bluetooth cuma bisa ditanam di sepatu doang :) *bukan iklan*

Kulit manusia bisa difungsikan sebagai layar ponsel, dengan power supply yang yang berasal dari aliran darah vena dan arteri. Kalau nggak mau drop, jangan lupa sarapan, gitu kali pesan salesnya nanti kalau teknologi ini sudah komersil.

Yah, buat yang pelupa lumayan lah, dijamin nih HP kebawa terus dan nggak ada alesan lagi lowbat. Jadi kepikiran nih, anak sekolah boleh pakai nggak ya? gawaaat kalau pada nyontek via digital tatoo ini.

“If I could wish for my life to be perfect, it would be tempting but I would have to decline, for life would no longer teach me anything.”
Allyson Jones

Satu ucapan syukur yang dipanjatkan, jauh lebih indah dibanding do’a yang sempurna (Anonim)

Mungkin karena do’a biasanya berisi pemintaan, sedangkan ucapan syukur adalah ungkapan terima kasih yang tulus kepada Allah SWT.

Saya berusaha mengucap rasa syukur secara verbal, tidak hanya dalam hati saja, meskipun Tuhan Maha Mendengar bisikan hati manusia sekalipun.  Ucapan terima kasih secara verbal denga rinci atas anugerah dan kesempatan dari-Nya, membuat saya merasa selalu dikasihi dan tentram, jauh dari rasa cemas.

Saya memilih menyebutkan rincian apa yang saya terima hari ini dalam syukur kepada Allah, daripada membuat daftar panjang permintaan untuk esok dan seterusnya. Meskipun tersurat dlam Al Quran ”Mintalah pada-Ku. Niscaya aku akan mengabulkannya”

Terima kasih karena anak saya diberi perlindungan selama kami orang tuanya ke luar rumah untuk mencari nafkah dan Ilmu, terima kasih karena hari ini saya masih mampu bekerja mencukupi kebutuhan sendiri tidak meminta-minta kepada orang lain, terima kasih karena pekerjaan kantor lancar, terima kasih karena tadi subuh Ibu saya masih bisa ngobrol dengan anak saya lewat telepon, terima kasih karena suami saya masih suka bercanda dan perhatian pada anak, terima kasih karena saya punya sahabat sehebat Liesye, terima kasih karena sus Yuliana (pengasuh Ichad) sabar dan kuat jagain Ichad, terima kasih karena…. eh, maaf yang ini rahasia :)

Tadi pagi ke Ps. Puri, ke Bank Niaga setor Niaga Mapan bulan ini dan nyari cemilan Jepang untuk si kecil di rumah.  Saya memilih cemilan Jepang ini karena jenis cemilan buat anak dibuat less sweetener, less salt, dan less MSG. Di Ps. Puri harganya lebih murah dibanding di R*nch M*rk*t.  Sebenarnya Ichad lebih suka jajan susu (terutama Cimory – saingan sama emaknya ) yakult, dan donat. Tapi kasihan juga kalau sedang main sama anak tetangga, Ichad hanya bisa ngeliatin mereka ngemil aneka jajanan renyah full MSG dan tinggi garam nan kriukk..kriukk…, sementara anakku itu paling banter megang agar-agar cups, Poki atau bisuit hasil seleksi ibunya. Kejam banget rasanya….he..he..he..

So, krispy snack Jepang jadi andalan (cemilan pertamanya waktu umur 1 tahun adalah wafer Morinaga) , meskipun akhir-akhir ini bude Pung sering mengirimi Ichad aneka jajanan diluar ‘daftar cemilan sehat’ yang saya buat. Kalau papinya sih, memang lumayan ketat ngasih pilihan jajan, tawarannya  ”Ichad mau susu atau Yakult?” atau “Ichad mau donat atau es krim?”, kayaknya lebih kreatif saya deh kalau ngasih pilihan jajanan mana yang boleh dipilih Ichad. Sementara anakku itu paling bahagia kalau dikirimi budenya momogi, cheetos, kacang mayashi, dan keripik pisang :P

Kembali ke Pasar Puri, abis beli cemilan mampir ke Jesslyn,  mau cari celana jeans. Walah, pagi-pagi udah berjubel para Ibu berebut blouse batik yang lagi trend sekarang ini. Boro-boro bisa milih denim, toko kecil itu penuh pembeli. Naksir satu blus batik keren buat dipake ngantor, tapi mau nge-pas, antrian kamar pas mengular. Wah, males deh.. bisa nyampe kantor lewat pkl. 09 dong. Akhirnya mundur dari kompetisi rebutan blus batik cantik.

Mami Susan juga lagi heboh berbatik ria. Minggu lalu beli scarf di Bin house, hari ini pulang dr kantor langsung ke butik mahal dekat RM, mau cari baju batik colr. Purple katanya.

Bangga lho melihat batik populer lagi , jadi inget sama Anisa Pohan dan Dian Sastro yang rajin banget mempopulerkan batik sebagai pakaian perempuan muda nan dinamis. Tapiiiii tadi di Jesslyn saya bingung , kok banyak blus batik berlabel negara Asia non Indonesia? pantesan modelnya up to date, he..he..he..

Awal bulan s.d tangal 8 April kan ada pameran hasil kerajinan khas Yogjakarta di ITC permata hijau. Saya bersuka cita mendapatkan selipan/ganjal pintu  berbentuk kura-kura dari jati asli, dan tempat surat meja yang festive banget. Sempat muterin yang jual batik halus, tapi sepi banget nggak ada yang beli. Lebih rame di tempat pengrajin lampu hias dan mebel.

Kok bisa kontras banget dengan popularitas batik yang sedang naik daun saat ini? Jawabannya ada di cuting dan design-nya. Apa yang diperbutkan di Jesslyn memang bikin saya kepengen beli karena designnya manis, cutingnya modern, embellishment detailsnya up to date, dan jelas bisa dipakai ke acara non formal, bahkan untuk jalan di mal. Sementara yang dipajang di pameran modelnya nggak jauh dari tunik, kemeja formal, blus panjang simple, dan kain/selendang.

Salah satu customer kantor saya adalah G* Ltd di UK. Diluar sportswear order, G* Ltd tiap tahun nggak pernah absen menagih design batik terbaru untuk kami propose ke sana. Mulai dari seleksi raw design diatas kertas, lanjut ke development contoh design di atas kain, salesman sample, sampai produksi untuk celana pantai mereka.  Supplier kita di Solo adalah designer yang sudah faham kebutuhan customer kami ini, jadi mudah untuk kami continue order.

Semoga perajin batik bisa mendapatkan keuntungan dengan populernya batik di kalangan perempuan muda, dengan lekas memenuhi kebutuhan design yang Ok.