Nothing in the world can take the place of Persistence.    

Talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent.

Genius will not; unrewarded genius is almost a proverb.

Education will not; the world is full of educated derelicts.

Persistence and determination alone are omnipotent. 

 

Calvin Coolidge (1872 – 1933)

             ***

Saya percaya, kegigihan dan ketekunan adalah dua hal yang selalu terbayar dengan hasil positif.

Kamis malam, 19 Juni lalu, di Kick Andy muncul tim KPA3 dari SMU 3 Bandung yang sukses meraih penghargaan di Eropa melalui performance musik Angklung. Langsung teringat buku 40 days in Europe yang disebut-sebut Ari di blognya. Tim yang luar biasa gigih, sampai meninggalkan hutang dinegeri orang karena kekurangan dana, padahal sukses menyabet award dan performed di festival-festival musik beberapa kota di Eropa.  Untunglah tim berikutnya yang akan berangkat ke Italia dan Yunani sudah mulai mendapat dukungan dana dari salah satu pengusaha besar nasional. Semoga sukses,ya.

Ketekunan dari seorang sepuh bernama Pak Hermanus, juga memotivasi saya untuk ikut tekun belajar mengenai stock trading. Beliau dengan tenang mendengarkan materi apapun yang disampaikan pembicara, bahkan hal basic yang diulang-ulang dalam setiap pertemuan di klub. Tidak pernah terdengar keluhannya mengenai pembicara yang kurang memuaskan atau materi yang basi.

Bulan Mei & Juni ini saya nggak lihat beliau di pertemuan. Entah duduk dibelakang atau tidak datang karena berhalangan hadir, semoga sehat-sehat saja ya Pak. Saya kehilangan nih. Beliau bukan orang yang mengajari saya langsung, bukan termasuk tim diskusi saya. Tapi kehadiran beliau dengan ketenangannya, seolah selalu mengingatkan saya untuk rajin menghadiri pertemuan di klub, malu kalau kita yang masih muda malas mencari ilmu.

Kalimatnya “Makin belajar, makin bego” tidak bisa saya lupakan. Ungkapan sederhana yang menunjukkan kerendahan hati, pengakuan atas betapa kita dilarang merasa pintar di market. Kalau kata Al, ketika kalian merasa pintar, saya jamin saat itu kalian akan jadi loser.

Kalau lagi baca forum2 diskusi saham/investasi, dan membaca postingan yang arogan, saya kasihan campur sebal. Orang2 pintar di dunia investasi yang saya kenal adalah orang yang sangat  berhati2 dan rendah hati dalam berbicara. Mereka sangat percaya diri, tapi tidak arogan. Karena mereka tahu satu hal “emangnya market loe yang punya”, begitu deh kalau istilah kasarnya.

Satu lagi, mereka juga para guru yang tidak bosan membagi ilmunya, karena mereka mengerti betul bahwa market butuh banyak pemain baru yang cukup pengetahuannya, justru supaya market ini terus hidup, jangan masuk langsung KO.

Semoga saya bisa memiliki ketekunan dan kegigihan dari dua contoh di atas.